A.
Sejarah tanaman Wortel
Wortel bukan tanaman asli Indonesia, melainkan berasal
dari negeri yang beriklim sedang ( subtropis ) yaitu berasal dari Asia Timur
dan Asia Tengah. Ditemukan tumbuh liar sekitar 6.500 tahun yang lalu. Rintisan budidaya wortel pada mulanya terjadi
di sekitar laut tengah, menyebar luas ke Eropa, Afrika, Asia dan akhirnya ke
seluruh bagian dunia yang telah terkenal daerah pertaniannya.
B.
Klasifikasi
Wortel
Wortel
(Daucus carota) adalah tumbuhan jenis sayuran
umbi yang biasanya berwarna jingga atau
putih dengan tekstur serupa kayu. Bagian yang dapat dimakan dari wortel adalah
bagian umbi atau akarnya. Wortel adalah tumbuhan
biennial (siklus hidup 12 - 24 bulan) yang
menyimpan karbohidrat
dalam jumlah besar untuk tumbuhan tersebut berbunga
pada tahun kedua. Batang bunga tumbuh setinggi sekitar 1 m, dengan bunga
berwarna putih.
Tabel
Klafikasi Ilmiah Dari Tanaman Wortel
Klafikasi
Ilmiah Dari Tanaman Wortel
|
|
Kerajaan ( Kingdom )
|
Plantae
|
Divisi
|
Magnoliophyta
|
Kelas
|
Magnoliopsoda
|
Ordo
|
Apiales
|
Famili
|
Apiaceae
|
Genus
|
Daucus
|
Species
|
Carota
|
Nama Ilimiah
|
Daucus carota
|
Gambar 3 :
Tabel Klasifikasi ilmiah dari Tanaman Wortel
Wortel dapat dimakan dengan berbagai
cara. Pada wortel mentah hanya 3% β-carotene yang dilepaskan selama proses
pencernaan, proses ini dapat ditingkatkan hingga 39% melalui pulping,
memasaknya dan menambahkan minyak sawit.
A.
Jenis Tanaman
Tanaman Wortel banyak ragam dan
jenisnya, tetapi bila dilihat dari bentuk umbinya dapat dipilih menjadi 3
golongan, yakni :
·
Tipe Chantenay,
berebentuk bulat panjangdengan ujung yang tumpul
·
Tipe Imperator,
berbentuk bulat panjang dengan ujung runcing
·
Tipe Nantes,
merupakan tipe gabungan antara imperator dan chantenay
B.
Manfaat tanaman
Nilai
nutrisi pada tanaman Wortel
|
|
Vitamin A
|
12.000 SI
|
Kalori
|
42 kal
|
Protein
|
1,2 gram
|
Lemak
|
0,3 gram
|
Hidrat arang
|
9,3 gram
|
Kalsium
|
39 miligram
|
Fosfor
|
37 gram
|
Besi (
Magnesium )
|
0,8 miligram
|
Vitamin B 1
|
0,06
miligram
|
Vitamin C
|
6 miligram
|
Gambar 3. Tabel kandungan gizi pada tanaman wortel
Wortel sangat berguna sebagai
tumbuhan pendamping bagi petani. Wortel dapat menaikkan jumlah produksi tomat
jika ditanam secara bersamaan. Jika dibiarkan berbunga, wortel akan
mengeluarkan aroma herbal yang menarik tawon predator untuk datang dan membunuh
hama kebun. Wortel
mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata mengkonsumsi wortel baik untuk
penglihatan pada mata, terutama bisa meningkatkan pandangan jarak jauh..
sayuran ini baik untuk seorang penembak jitu
Selain
mengandung vitamin A, Wortel juga berkhasiat untuk menjaga kecantikan kulit.
Wortel mengandung enzim pencernaan dan berfungsi diuretik. Meminum segelas sari
wortel dengan dicampur jeruk nipis, dapat mencegah terjadinya pengendapan
saluran kencing.
C.
Syarat Tumbuh
1.
Iklim
Tanaman Wortel merupakan tanaman dataran tinggi. Tanaman ini pada mulanya
tumbuh menghendaki cuaca dingin dan lembab. Tanaman ini bisa ditanam sepanjang
tahun baik pada musim kemarau ataupun musim hujan. Tanaman ini tumbuh di
lingkungan bersuhu 15,6º-21,1º C untuk berproduksi secara optimal. Suhu yang
terlalu tunggi ( panas ) dapat menyebebkan umbi menjadi cacat dan berwarna pucat, bila terlalu rendah suhunya maka
umbinya menjadi panjang kecil.
2.
Media tanam
Keadaan tanah yang cocok
untuk Wortel adalah yang subur, gembur, banyak mengandung bahan organik, tata
udara dan tata airnya berjalan baik. Jenis tanah yang paling baik untuk Wortel
misalnya tanah Andosol yang mana biasanya terdapat di daerah pegunungan.
Tanaman ini dapat tumbuh baik pada keasaman tanah ( pH ) antara 5,5-6,5. Pada
tanah yang pHnya kurang dari 5,0 Woretl akan sulit berkembang. Demikian pula
dengan tanah yang becek, atau mendapat pupuk yang berlebihan, hal ini bisa
membuat umbi wortel berserat, berambut dan bercabang.
1.
Ketinggian Tempat
Di Indonesia wortel pada umumnya ditanam pada ketinggian
1.000-1.200 m. Tetapi dapat juga ditanam di dataran medium ( antara 500-1000 m
). Namun untuk hasil yang bagus, didataran tinggi kualitasnya lebih bagus.
A.
Teknik Budidaya
Dalam budidaya tanaman dataran
tinggi, petani pada umumnya tidak menerapkan konsep konservasi tanah untuk mengendalikan
erosi, padahal lahannya terletak pada topografi dengan bentuk wilayah yang
bergelombang, berbukit sampai bergunung sehingga tanahnya akan sangat mudah
tererosi. Indikasi terjadinya erosi pada lahan tanaman dataran tinggi adalah
besarnya sedimen tanah dalam air sungai yang sering keruh sepanjang tahun.
F.1 Persyaratan Benih
Untuk mendapatkan
hasil yang optimal, sumber benih yang menjadi bibit harus memenuhoi syarat
sebagai berikut :
·
Tanaman tumbuh
subur dan kuat
·
Bebas hama dan
penyakit/sehat
·
Bentuknya seragam
·
Dari jenis yang
berumur pendek
·
Berproduksi tinggi
F.2
Penyiapan Benih
Wortel diperbanyak secara generatif dengan biji-bijinya. Biji ( benih )
wortel dapat dibeli di toko-toko saran produksi terdekat pertanian terdekat.
Para petani di sentra produksi sayuran sudah umum mempraktekan pembenihan ( pembijian ) wortel lokal dengan
tahap-tahap pekerjaan sebagai berikut :
·
Pilih tanamn wortel
yang umurnya cukup tua (sekitar tiga bulan), tumbuhya subur dan sehat.
·
Cabut tanamn wortel
kemudian amati umbinya
·
Potong ujung umi
wortel maksimal sepertiga bagian, pangkas pula tangkai daun bersama daunnya.
·
Siapkan lahan untuk
kebun pembibitan wortel dengan cara bedeng-bedengan.
·
Buat lubang tanam
dengan jarak tanam 40-60 cm x 40-60 cm
·
Tanam umbi wortel
pada lubang tanam, padatkan tanahnya berlahan-lahan hingga menutup bagian leher
batang
·
Buat alur-alur
dangkal disepanjang barisan tanamn wortel sejauh 5 cm.
·
Lakukan pemberian
pupuk buatan berupa campuran Za + SP + KCL sebanyak 10 gram pertanamn
·
Pelihara kebun
bibit wortel selama tiga bulan hingga berproduksi yang banyak.
·
Petik tangkai buah
wotel yang sudah tua lalu jemur hingga kering lalu ambil bijinya.
B.
Hama
Tanaman Wortel juga dapat terserang hama, antara lain :
a)
Semiapis dauci
Penyebabnya:
oleh jenis serangga putih keabu-abuan. Tanda-tandanya: Pertumbuhan Wortel
menjadi kerdil, sebagian daun-daunnya menjadi kriting terutama bibit atau yang
masih muda. Pencegahannya : menggunakan varietas unggul. Pengendaliannya :
disemprot dengan Pestisida
b)
Psila rosae
Penyebab
: oleh Maggot, yakni larva lalat wortel. Magot-magot betina bertelur didekat tanaman Wortel muda. Telur
itu akan melubangi umbi-umbi wortel muda. Pencegahnnya : dilakukan perlakuan
khusus pada daerah yang terserang, benih sebelum ditanam dicelupn dan dicampur
dengan pestisida terlebih dahulu, ditempat pembibitan diberikan mulsa jerami. Pengendalian : tanaman wortel yang terserang
dicabut, lalu bakar agar maggot yang masuk kedalam wortel mati, bisa juga
dengan menggunakan pestisida.
H.
Kesimpulan
Daerah Wentira atau
lebih dikenal dengan nama Kebun Kopi memiliki ketinggian ±1200 – 1500 m dari
permukaan laut. Kedaan iklim di daerah ini bersuhu sejuk. Hal ini menyebabkan
daerah kebun kopi banyak ditumbuhi tanaman beriklim dingin seperti teh, kopi, wortel
dan sebagainya. Tanaman wortel tumbuh subur di daerah kebun kopi karena
memenuhi syarat penanaman yaitu dimana wortel tumbuh di daerah beriklim sejuk
dan hidup di ketinggian 1500 m dari permukaan laut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar