Rabu, 04 April 2012

Pengklasifikasian tentang tanaman wortel


A.    Sejarah tanaman Wortel
Wortel bukan tanaman asli Indonesia, melainkan berasal dari negeri yang beriklim sedang ( subtropis ) yaitu berasal dari Asia Timur dan Asia Tengah. Ditemukan tumbuh liar sekitar 6.500 tahun yang lalu.  Rintisan budidaya wortel pada mulanya terjadi di sekitar laut tengah, menyebar luas ke Eropa, Afrika, Asia dan akhirnya ke seluruh bagian dunia yang telah terkenal daerah pertaniannya.
B.     Klasifikasi Wortel
Wortel (Daucus carota) adalah tumbuhan jenis sayuran umbi yang biasanya berwarna jingga atau putih dengan tekstur serupa kayu. Bagian yang dapat dimakan dari wortel adalah bagian umbi atau akarnya. Wortel adalah tumbuhan biennial (siklus hidup 12 - 24 bulan) yang menyimpan karbohidrat dalam jumlah besar untuk tumbuhan tersebut berbunga pada tahun kedua. Batang bunga tumbuh setinggi sekitar 1 m, dengan bunga berwarna putih.
Tabel Klafikasi Ilmiah Dari Tanaman Wortel
Klafikasi Ilmiah Dari Tanaman Wortel
Kerajaan ( Kingdom )
Plantae
Divisi
Magnoliophyta
Kelas
Magnoliopsoda
Ordo
Apiales
Famili
Apiaceae
Genus
Daucus
Species
Carota
Nama Ilimiah
Daucus carota
Gambar 3 : Tabel Klasifikasi ilmiah dari Tanaman Wortel
Wortel dapat dimakan dengan berbagai cara. Pada wortel mentah hanya 3% β-carotene yang dilepaskan selama proses pencernaan, proses ini dapat ditingkatkan hingga 39% melalui pulping, memasaknya dan menambahkan minyak sawit.
A.    Jenis Tanaman
Tanaman Wortel banyak ragam dan jenisnya, tetapi bila dilihat dari bentuk umbinya dapat dipilih menjadi 3 golongan, yakni :
·         Tipe Chantenay, berebentuk bulat panjangdengan ujung yang tumpul
·         Tipe Imperator, berbentuk bulat panjang dengan ujung runcing
·         Tipe Nantes, merupakan tipe gabungan antara imperator dan chantenay


B.     Manfaat tanaman
Nilai nutrisi pada tanaman Wortel
Vitamin A
12.000 SI
Kalori
42 kal
Protein
1,2 gram
Lemak
0,3 gram
Hidrat arang
9,3 gram
Kalsium
39 miligram
Fosfor
37 gram
Besi ( Magnesium )
0,8 miligram
Vitamin B 1
0,06 miligram
Vitamin C
6 miligram
                        Gambar 3. Tabel kandungan gizi pada tanaman wortel
Wortel sangat berguna sebagai tumbuhan pendamping bagi petani. Wortel dapat menaikkan jumlah produksi tomat jika ditanam secara bersamaan. Jika dibiarkan berbunga, wortel akan mengeluarkan aroma herbal yang menarik tawon predator untuk datang dan membunuh hama kebun. Wortel mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata mengkonsumsi wortel baik untuk penglihatan pada mata, terutama bisa meningkatkan pandangan jarak jauh.. sayuran ini baik untuk seorang penembak jitu
Selain mengandung vitamin A, Wortel juga berkhasiat untuk menjaga kecantikan kulit. Wortel mengandung enzim pencernaan dan berfungsi diuretik. Meminum segelas sari wortel dengan dicampur jeruk nipis, dapat mencegah terjadinya pengendapan saluran kencing.


C.    Syarat Tumbuh
1.      Iklim
Tanaman Wortel merupakan tanaman dataran tinggi. Tanaman ini pada mulanya tumbuh menghendaki cuaca dingin dan lembab. Tanaman ini bisa ditanam sepanjang tahun baik pada musim kemarau ataupun musim hujan. Tanaman ini tumbuh di lingkungan bersuhu 15,6º-21,1º C untuk berproduksi secara optimal. Suhu yang terlalu tunggi ( panas ) dapat menyebebkan umbi menjadi cacat dan berwarna  pucat, bila terlalu rendah suhunya maka umbinya menjadi panjang kecil.
2.      Media tanam
Keadaan tanah yang cocok untuk Wortel adalah yang subur, gembur, banyak mengandung bahan organik, tata udara dan tata airnya berjalan baik. Jenis tanah yang paling baik untuk Wortel misalnya tanah Andosol yang mana biasanya terdapat di daerah pegunungan. Tanaman ini dapat tumbuh baik pada keasaman tanah ( pH ) antara 5,5-6,5. Pada tanah yang pHnya kurang dari 5,0 Woretl akan sulit berkembang. Demikian pula dengan tanah yang becek, atau mendapat pupuk yang berlebihan, hal ini bisa membuat umbi wortel berserat, berambut dan bercabang.
1.      Ketinggian Tempat
Di Indonesia wortel pada umumnya ditanam pada ketinggian 1.000-1.200 m. Tetapi dapat juga ditanam di dataran medium ( antara 500-1000 m ). Namun untuk hasil yang bagus, didataran tinggi kualitasnya lebih bagus.
A.    Teknik Budidaya
Dalam budidaya tanaman dataran tinggi, petani pada umumnya tidak menerapkan konsep konservasi tanah untuk mengendalikan erosi, padahal lahannya terletak pada topografi dengan bentuk wilayah yang bergelombang, berbukit sampai bergunung sehingga tanahnya akan sangat mudah tererosi. Indikasi terjadinya erosi pada lahan tanaman dataran tinggi adalah besarnya sedimen tanah dalam air sungai yang sering keruh sepanjang tahun.  

            F.1 Persyaratan Benih
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, sumber benih yang menjadi bibit harus memenuhoi syarat sebagai berikut :
·           Tanaman tumbuh subur dan kuat
·           Bebas hama dan penyakit/sehat
·           Bentuknya seragam
·           Dari jenis yang berumur pendek
·           Berproduksi tinggi
F.2 Penyiapan Benih
            Wortel diperbanyak secara generatif dengan biji-bijinya. Biji ( benih ) wortel dapat dibeli di toko-toko saran produksi terdekat pertanian terdekat. Para petani di sentra produksi sayuran sudah umum mempraktekan  pembenihan ( pembijian ) wortel lokal dengan tahap-tahap pekerjaan sebagai berikut :
·         Pilih tanamn wortel yang umurnya cukup tua (sekitar tiga bulan), tumbuhya subur dan sehat.
·         Cabut tanamn wortel kemudian amati umbinya
·         Potong ujung umi wortel maksimal sepertiga bagian, pangkas pula tangkai daun bersama daunnya.
·         Siapkan lahan untuk kebun pembibitan wortel dengan cara bedeng-bedengan.
·         Buat lubang tanam dengan jarak tanam 40-60 cm x 40-60 cm
·         Tanam umbi wortel pada lubang tanam, padatkan tanahnya berlahan-lahan hingga menutup bagian leher batang
·         Buat alur-alur dangkal disepanjang barisan tanamn wortel sejauh 5 cm.
·         Lakukan pemberian pupuk buatan berupa campuran Za + SP + KCL sebanyak 10 gram pertanamn
·         Pelihara kebun bibit wortel selama tiga bulan hingga berproduksi yang banyak.
·         Petik tangkai buah wotel yang sudah tua lalu jemur hingga kering lalu ambil bijinya.
B.     Hama
Tanaman Wortel juga dapat terserang hama, antara lain :
a)      Semiapis dauci
Penyebabnya: oleh jenis serangga putih keabu-abuan. Tanda-tandanya: Pertumbuhan Wortel menjadi kerdil, sebagian daun-daunnya menjadi kriting terutama bibit atau yang masih muda. Pencegahannya : menggunakan varietas unggul. Pengendaliannya : disemprot dengan Pestisida
b)      Psila rosae
Penyebab : oleh Maggot, yakni larva lalat wortel. Magot-magot betina  bertelur didekat tanaman Wortel muda. Telur itu akan melubangi umbi-umbi wortel muda. Pencegahnnya : dilakukan perlakuan khusus pada daerah yang terserang, benih sebelum ditanam dicelupn dan dicampur dengan pestisida terlebih dahulu, ditempat pembibitan diberikan mulsa jerami.  Pengendalian : tanaman wortel yang terserang dicabut, lalu bakar agar maggot yang masuk kedalam wortel mati, bisa juga dengan menggunakan pestisida.

H.    Kesimpulan  
Daerah Wentira atau lebih dikenal dengan nama Kebun Kopi memiliki ketinggian ±1200 – 1500 m dari permukaan laut. Kedaan iklim di daerah ini bersuhu sejuk. Hal ini menyebabkan daerah kebun kopi banyak ditumbuhi tanaman beriklim dingin seperti teh, kopi, wortel dan sebagainya. Tanaman wortel tumbuh subur di daerah kebun kopi karena memenuhi syarat penanaman yaitu dimana wortel tumbuh di daerah beriklim sejuk dan hidup di ketinggian 1500 m dari permukaan laut. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar